Skip to main content

DIA

Dia adalah seorang pria yang lebih muda dari ku. Dia baik tidak seperti pria yang ada disekitaran aku. Dia memberikan kenyamanan tanpa mengambil keuntungan dari situ seperti kebanyak pria yang ada didekat ku. Dia baik tanpa berpikir apa apa. Menurutnya dia berkewajiban untuk selalu berbuat baik dengan banyak orang. Terkhusus kepada wanita. Tanpa dia sadari bahwa kebaikannya menjadi sebuah kejahatan. Dengan kebaikan yang dia berikan dia membuat banyak perempuan patah hati. Termasuk aku didalamnya. Berawal dari sebuah perjalanan diluar kota. Pada saat itu aku tidak tidur sedangkan aku harus mengikuti penerbangan paling pagi. Aku banyak mengenal orang pada perjalanan itu. Tapi aku memutuskan untuk selalu menempel dengan dia. Tanpa aku sadari keputusan yang ku lakukan berakibatkan tidak baik bagi perasaan ku. Dia memberikan ku bahu untuk tidur, memberikan ku makan pada saat aku lapar, menemaniku saat bosan dan mendengarkan ku saat aku ingin bercerita. Sebenarnya aku bukanlah wanita yang gampang jatuh cinta. Tapi apa yang dia lakukan terhadap aku tidak pernah aku dapatkan dari orang lain. Hari demi hari aku lalui dan aku mulai menyimpan perasaan pada dia. Aku tau ini salah aku memutuskan untuk diam dan hanya menikmati waktu yang singkat ini. Hari demi hari pun berlalu dan kami pun kembali ke kota tempat kami bekerja. Kami berdua  bekerja ditempat yang sama. Aku pikir kedekatan kami ini hanya sebatas pada kota itu. Namun aku merasakan aku semakin dekat dengan dia. Dia selalu ada kapan pun aku meminta. Inilah yang membuat ku berat untuk mengendalikan perasaan ku. Sebenarnya aku sudah berniat untuk menghilangkan perasaan aku ini tepat disaat kami kembali ke kota asal kami itu. Tapi ini tidak seperti yang aku bayangkan. Kami semakin dekat sampai aku mulai memasuki tahap tidak bisa tanpa dia. Seperti ada yang hilang jika aku tidak menemui atau menghubungi dia. Hingga pada akhirnya aku mengetahui bahwa aku semakin jatuh kedalam. Jatuh sendirian. Yang aku tau hanya dia memiliki pacar yang sudah dikenal oleh keluarganya. Saat aku mengetahui hal itu dari bibirnya, aku hanya bisa menghela nafas panjang dan merasakan sakit. Aku tau tidak ada hal yang dia lakukan itu salah. Semua kesalahan hanya ada pada diriku saja. Tidak adalagi alasan untuk aku tetap bertahan. Aku hanya menunggu kapan dia membenciku, kapan dia meninggalkan aku dan kapan dia memarahiku. Kini aku hanya bisa menantikan kapan hal buruk itu datang. Aku mencoba untuk menyiapkan hati ku dengan kondisi terburuk itu. Ketika itu akan datang aku hanya bisa menangis dan mencoba menyibukkan diri ku untuk melupakan dia. Aku yakin itu bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Namun aku akan berusaha untuk melupakannya.


Walau ini semua terjadi hanya 2 kata yang ingin aku ucapkan untuk nya. Terimakasih dan maaf.
Terimakasih karna pernah memberikan ku kenyamanan.
Terimakasih telah mengisi hari - hari ku.
Terimakasih untuk semua kebaikan yang pernah kau berikan.

Maafkan aku yang selalu rewel.
Maafkan aku yang selalu meminta mu hal yang aneh.
Maafkan aku yang selalu membuat mu lelah.
Maakan aku yang selalu menyusahkan mu.

Doa ku untukmu, tetaplah menjadi orang yang baik, tetaplah menjadi dirimu sendiri. Jangan pernah berubah. Aku menyayangi mu dan akan mendoakan mu selalu, sekarang dan seterusnya.

Comments

Popular posts from this blog

WHICH ONE BETTER TO BE FRIEND? MAN OR WOMAN?

berteman dengan wanita lebih berisko tinggi dibandingkan dengan pria. tentu ini dikarenakan wanita lebih memiliki perasaan yang lebih sensitif dibandingkan pria. wanita lebih sering menggunakan perasaannya dibandingkan otaknya. terbalik dengan pria. mereka lebih sering menggunakan otaknya dibanding kan perasaan. sebagai manusia otak dan perasaan yg kita gunakan harusnya memiliki keseimbangan. namun sering kali otak dan perasaan memiliki pendapat yang berbeda. sehingga banyak yg lebih menggunakan perasaan atau lebih menggunakan otaknya. kalau kamu adalah seorang wanita lemah lembut mungkin kamu lebih cocok berteman dengan kaum wanita juga. berbeda dengan wanita keras dan tangguh. mereka lebih cocok berteman dengan pria. karna kebanyakan wanita yg keras dan tangguh ini selalu menggunakan otaknya terlebih dahulu dibandingkan perasaannya.  kalo kamu adalah pria lembut kamu lebih cocok berteman dengan wanita. karna kebanyakan pria lembut lebih menggunakan perasaan dibandingkan otaknya....

Problem Make's You to be Tough

Temannya hidup itu adalah masalah. Kita tak perlu takut untuk menghadapinya. Karna menurut banyak orang, masalah itu datang bersamaan dengan solusinya. Kadang kita terlalu panik ketika masalah itu datang. Masalah dalam hidup itu ada beberapa jenis, seperti masalah pekerjaan, keluarga dan percintaan. Aku adalah orang yang percaya dengan masalah datang beserta dengan solusinya. Tergantung kepada tingkat kepekaan kita terhadap solusi tersebut. Bagi banyak perempuan masalah pekerjaan dan masalah pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dibandingkan permasalahan percintaan. Sama dengan aku yang sedang bermasalah dengan perasaan ku terhadap percintaan ku. Menurut ku terlalu banyak masalah yang ku hadapi. Hingga aku selalu mendahulukan perasaan ku dibandingkan logika. Sehingga akibat dari hal itu aku sering tidak menemukan solusi dari permasalahan yang ada. Dan pada akhirnya aku mulai merenungkan semua permasalahan dan mencoba memikirkan apa yang harus aku lakukan dengan permasalahan itu. Sim...

apa cuma di drama?

pertanyaan ini sering keluar ketika kita telah menonton sebuah film atau serial drama yg endingnya klise.. happy ending atau sad ending kita akan selalu mempertanyakan ini. aku pun selalu mempertanyakan hal ini ketika aku mulai bisa menonton. semakin besar aku akan semakin memikirkan pertanyaan ini. hingga akhirnya aku menemukan jawabannya. yaps tak ku duga ternyata apa yg terjadi di tv itu benar adanya. banyak hal yg ku temui.  1. orang kaya hanya berhubungan dengan orang kaya  2. orang kaya berpura pura miskin demi mendapatkan pasangan yg tidak memandang latar belakang  3. orang susah yg bisa menjadi orang sukses.  4. cinta yang tak pandang latar belakang  5. perjodohan yg berakhir dengan kebahagiaan dan kesedihan.  6. melakukan segala cara demi mendapatkan cintanya  7. setiap manusia didunia ini memiliki kelasnya masing - masing.  dan banyak hal lainnya yg sering aku katakan bahwa hal ini terlalu munafik atau kadang aku m...